Titik sawit yang dipetakan mewakili perkiraan pusat tajuk yang terlihat pada citra. Titik ini berguna sebagai referensi spasial, tetapi bukan posisi batang hasil survei. Tajuk rapat, bayangan, vegetasi di sekitarnya, dan resolusi citra dapat memengaruhi tingkat keyakinan penentuan pusatnya.

Setelah titik ditinjau, jaringan jarak tanam membantu memperlihatkan pola di sekitarnya. Perangkat potensi sisipan mencari celah geometris dalam pola tersebut. Tambahkan batas perkebunan dan kecualikan jalan atau lahan yang tidak sesuai sebelum mempertimbangkan kandidat itu.

Tim lapangan melengkapi prosesnya. Gunakan pengamatan berlokasi dan foto untuk memeriksa deteksi yang meragukan serta usulan posisi tanam. Simpan citra, hasil, dan bukti lapangan bersama agar titik di peta tetap terhubung dengan keadaan nyata di lapangan.

Kembali ke Catatan Lapangan